Grand Opening ERA Jatim

Surabaya, 15 November 2019. ERA Jatim melangsungkan Re-Opening kantor yang berlokasi di Ruko Plaza Graha Family No. B3, Surabaya Barat. Diadakannya Re-Opening kantor ini menjadi momen yang sangat berarti untuk ERA Jatim, tidak hanya menempati kantor yang lebih besar dan baru, namun merupakan ajang untuk branding nama kantor yang baru, yaitu ERA Jatim yang sebelumnya dikenal dengan nama ERA Jatimrealty.

Acara pembukaan kantor baru ini pun turut di hadiri oleh Bapak Yafet Kristanto selaku Direktur ERA Indonesia, Bapak Moedjianto selaku CEO ERA Jatim serta Bapak Naildy Ramli selaku Member Broker ERA Jatim yang akan memimpin ERA Jatim ke depannya. Selain itu, para tamu undangan yang hadir adalah para Member Broker ERA di Surabaya, rekan Bank, Marketing ERA Jatim dan para kerabat serta tamu undangan lainnya.

 

“ERA Jatim saat ini menempati lokasi kantor yang baru di Surabaya Barat tentu lokasi yang lebih strategis dan ramai. Harapan saya kedepannya semoga ERA Jatim dapat meningkatkan prestasi – prestasi gemilang yang pernah dicapainya. Pastinya ERA Jatim dapat melebarkan sayapnya dan menjadi kantor Broker Properti dengan jumlah Team yang lebih besar lagi dengan pindahnya ke kantor di lokasi ini.” Ujar Bapak Yafet selaku Director ERA Indonesia.

Peresmian kantor baru ERA Jatim ditandai dengan pengguntingan pita merah oleh Bapak Naildy Ramli, Bapak Moedjianto S.T dan Bapak Yafet Kristanto. Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon, pemotongan tumpeng sebagai ucap syukur, serta penyerahan plakat yang diserahkan langsung oleh Bapak Yafet kepada Bapak Naildy Ramli yang dilaksanakan di lantai dasar. Pagi harinya telah dilangsukan pula pemberkatan kantor di lantai tiga dari total empat lantai bangunan kantor ERA Jatim.

ERA Indonesia yang merupakan Top Brand untuk Properti Broker di Indonesia belum lama ini semakin melebarkan sayap dengan membuka kantor-kantor baru baik di Jakarta dan kota lain di Indonesia. ERA Indonesia terlahir pada tahun 1992, selama kiprahnya ERA Indonesia telah berhasil membukukan transaksi mencapai Triliun Rupiah dan membantu masyarakat Indonesia dalam hal home ownership.